Berani, Tulus, Ikhlas

Jumat, 23 Agustus 2019

INDONESIAKU, INDONESIAMU 
INDONESIA KITA BERSAMA 
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA 
Bhineka Tunggal Ika

Kamis, 22 Agustus 2019

Dandim Karanganyar Hadiri Lepas Sambut Kapolresta Surakarta

Kodim Karanganyar - Pisah Sambut Kapolresta Surakarta dari Komisaris Besar Polisi Ribut Hari Wibowo., SH.,S.I.K. kepada Ajun Komisaris Besar Polisi Andy Rifai.,S.I.K.,M.H. Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos. beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLVIII Ibu Eny Dwijayanti Andi Amin turut menghadiri Pisah Sambut Kapolresta Surakarta, Rabu (21/08/19) di Pendopo Kabupaten Surakarta.

Acara dibuka dengan tarian tradisional, Tari Gambyong yang dibawakan oleh Polwan Kapolres Surakarta, sebagai tarian selamat datang.

Komisaris Besar Polisi Ribut Hari Wibowo., SH.,S.I.K. "Tidak terasa hari ini saya Insyaallah lulus ujian sebagai Kapolresta Surakarta. Selama 2 setengah tahun saya bersama seluruh anggota dan rekan-rekan TNI-Polri berusaha menjaga kota kita selalu aman dan kondusif," ujar Ribut dalam sambutannya di Balai Kota Surakarta.

"Kita melalui hari-hari melelahkan dari segala tekanan fisik dan emosi. Selama 2 tahun masa dinas kami, saya belum pernah merasakan penugasan yang kompleks dan dinamis seperti yang sudah saya rasakan di Solo," lanjutnya.

Saya ibaratkan masyarakat Solo ini sebagai macan yang tak ingin kotanya terusik, selalu ingin menjaga dengan baik. Saya tak heran mengapa Solo menjadi kota layak paling huni di Indonesia," ujarnya.

Ribut menyebut Andy Rifai adalah sosok terbaik untuk menggantikannya menduduki kursi Kapolresta Surakarta. Pak Andy adalah salah satu kader terbaik untuk menggantikan saya. Saya yakin Kapolres Surakarta semakin sukses di bawah kepemimpinan Pak Andy," ungkapnya.

Selama 2 setengah tahun kami yakin banyak kesalahan dan kekhilafan kami yang disengaja maupun tidak disengaja, saya takut kebijakan saya dianggap dzalim oleh masyarakat saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada semua elemen dan masyarakat Kota Solo," tutup Ribut.

Lepas dari jabatannya sebagai Kapolresta Surakarta, kini Kombes  Ribut Hari Wibowo menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kalimantan Tengah.

Sambutan Kapolresta Baru Ajun Komisaris Besar Polisi Andy Rifai.,S.I.K., M.H. Sebagai Kapolres baru, Andy mengaku bangga dengan prestasi yang ditorehkan oleh kawannya, Ribut.

"Rasanya baru kemarin saya mendampingi Pak Ribut menghadapi berbagai masalah di Kota Solo. Alhamdulillah bisa kita atasi bersama, kemudian juga saya merasakan bangga dengan prestasi yang dibuat Pak Ribut," ungkap Andy dalam sambutannya di Balai Kota Solo.

"Seperti suksesnya event-event besar, Pileg, Pilpres, bisa dilaksanakan dengan baik," imbuhnya.

Andy menyebut menggantikan Pak Ribut untuk duduk di kursi Kapolresta Surakarta bukan hal yang mudah. Menurut saya menggantikan Pak Ribut itu susah. Karena beliau grade-nya tinggi. Jadi saya meminta dukungan kepada Bapak Ibu semua dan masyarakat Solo dalam melaksanakan tugas saya" ujarnya.

(Lam-Pendim 0727/Kra)

Ketua Pengadilan Negeri Karanganyar Telah Berpulang ke Rahmatullah

Kodim Karanganyar - Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos., beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLVIII Ibu Eny Dwijayanti Andi Amin melaksanakan Takziah Almarhumah Ibu Asminah,SH. MH, Ketua pengadilan Negeri Karanganyar di Rumah Duka Jln. Literari No. 80 Perum UNS Rt 02/Rw 06 Kelurahan Jati, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar. Rabu (21/8)

Ibu Asminah Ketua Pengadilan Negeri (PN) Karanganyar meninggal pada usia 55 tahun dan meniggalkan seorang suami bernama Asto Adi Sugiharjanto. Dia juga meninggalkan dua anak bernama Nur Adi Kumaladewi dan Mohammad Aufarizki Adi Pratama serta kedua cucu dari anak pertamanya.

Sebagai pekerja Ibu Asminah adalah merupakan pekerja keras dan semangat serta selalu menghargai siapapun di lingkungan, maka dari itu kami sebagai rekan menyampaikan bahwa ibu Asminah adalah orang baik,”terang dr. Hj Sri Sutatik SH.MH perwakilan dari Pengadilan Tinggi Jawa Tengah.

Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono “Atas nama pribadi dan Pemerintah daerah kabupaten Karanganyar kami semua dari Forkopimda memberikan kesaksian bahwa ibu Asminah adalah orang yang baik, bahkan kami bangga! Karena ibu Asminah tinggalnya di Karanganyar. Kami juga mewakili forkopimda memohonkan maaf kepada seluruh masyarakat apabila dalam selama menjabat sebagai Kepala Pengadilan Negeri Karanganyar ada salah dan khilaf kiranya mohon dimaafkan.

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Karanganyar, Asminah meninggal dunia usai mendapatkan perawatan di RSUD dr Moewardi, Solo. Diduga Asminah kelelahan saat mengikuti rangkaian HUT ke-74 Mahkamah Agung (MA).

(Lam-Pendim 0727/Kra)

Panggunggung Hiburan Puncak Peringatan Hari Kemerdekaan RI Ke 74 Warga Dusun Jembangan

Kodim Karanganyar - Acara malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 74 warga dusun Jemabangan Desa Harjosari Kecamatan Karangpandan. Babinsa Koramil 06/Karangpandan Serda Wardoyo bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Agus Wiyono turut menghadiri acara tersebut. Selasa (20/8)

Hiburan puncak peringatan hari kemerdekaan ini terselenggara atas kerjasama para pemuda dusun atau “Karang Taruna Saka Brata” dusun Jembangan dan dihadiri oleh semua lapisan masyarakat tak terkecuali Kepala Desa Harjosari bapak Sutarso bersama perangkat, tokoh agama, tokoh masyarakat Desa Harjosari dan semua warga dusun Jembangan.

Panggung hiburan kali ini dimeriahkan denagan pertunjukan dari anggota karang taruna, ada tari tarian, sandiwara, paduan suara dan terakhir dimerihakan dengan orkes Campusari Lokananta.

"Babinsa Harjosari mengungkapakan bahwa dengan adanya pertunjukan - pertunjukan oleh para pemuda dusun Jembangan ini, menandakan kekompakan dan kreatifitas para pemuda terjalin sangat bagus. Semoga dengan acara panggung hiburan ini, selain untuk menghibur para warga juga untuk meningkatkan silahturahmi antar warga agar terciptanya situasi yang kondusif, khususnya warga jembangan dan desa Harjosari pada umumnya,"Pungkas Wardoyo.

(06-Pendim 0727/Kra)

Satu Hati Satu Rasa

Kodim Karanganyar - Cepat atau lambat, tak bisa ditunda bila takdir dari sang Maha Kuasa datang, siapapun tak bisa menolaknya. Kematian pasti akan kita alami, baik dalam keadaan sehat maupun dalam keadaan sakit, tua maupun muda, hanya saja tak satupun dari kita tahu kapan saatnya akan mati. Sebab kematian adalah rahasia Allah yang sampai saat ini manusia belum bisa mengungkapkannya. Jika ada manusia yang tahu akan mati besok, pastilah ia akan berusaha mempersiapkan diri menghadap TuhanNya, dengan kematian yang baik dengan membawa amalan dan ibadah yang baik selama hidup di dunia. Selasa (20/8)

Bapak Sutarmo (70) dengan alamat Jurug RT 05 RW II desa Ngiringo Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar (Mertua Pelda J. Frediyantono Batituud Koramil 04/Jaten) telah meninggal dunia. Duka mendalam turut dirasakan oleh keluarga besar Koramil Jaten, takziah yang dilaksanakan pada hari itu dihadiri oleh Danramil Kapten Cba Suryanto beserta istri dan beberapa perwakilan anggotanya.

Segenap keluarga besar Koramil 04 Jaten menyampaikan rasa turut berbela sungkawa, semoga almarhum diampuni segala dosanya, diterima semua amal ibadahnya dan ditempatkan di surga Alloh SWT. Untuk keluarga yang ditinggalkan semoga diberi kesabaran, keikhlasan dan ketabahan dalam menerima ketentuanNya.

"Sekedar mengingatkan, bahwa yang pasti dalam hidup adalah kematian jadi alangkah baiknya kita semua senantiasa berusaha semaksimal mungkin untuk berpikir dan berbuat yang baik, serta membawa manfaat bagi orang lain selama hidup. Karena tak ada satupun harta benda di dunia akan dibawa mati, kecuali amalan dan kemanfaatan atas diri kita," Tegas Danramil.

(04-Pendim 0727/Kra)

Begini Cara Danramil Jumapolo Sosialisasikan Penerimaan Prajurit TNI AD Kepada Pelajar SMA

Kodim Karanganyar - Dalam rangka mensosialisasikan penerimaan prajurit TNI AD di wilayah Kodim 0727/Karanganyar, melalui Koramil 12/Jumapolo menyambangi sekolah sekolah SMA sederajat di wilayah Jumapolo. Hal tersebut dilakukan oleh Danramil Kapten Inf Hari Santoso bersama beberapa anggota Babinsa melakukan kunjungan, sekaligus memberikan sosialisasi penerimaan prajurit Tamtama, Bintara dan Perwira kepada siswa siswi SMA N 1 Jumapolo. Selasa (20/8)

Danramil mengatakan sosialisasi tentang penerimaan prajurit TNI AD diberikan kepada siswa siswi agar mereka mendapatkan informasi yang jelas dan benar tentang penerimaan anggota prajurit TNI AD. Siswa-siswi yang ingin menjadi prajurit TNI dapat mempersiapkan diri dengan baik dari kesehatan, maupun fisik dan mental. Sehingga mampu melakukan setiap tes yang diikuti untuk menjadi anggota TNI",ujarnya.

Tidak hanya itu, Danramil juga menjelaskan tentang tes fisik yang akan membantu untuk masuk menjadi prajurit TNI AD yaitu terdiri dari kesegaran A terdiri dari lari dan tes kesegaran B meliputi shiit up, pull up, push up dan shuttle run. Kesemuanya harus dilaksanakan dan harus mendapat standar nilai yang sudah di tentukan.

Pada hari ini kita sosialisasi penerimaan prajurit TNI AD di SMA Negeri Jumapolo, kita sampaikan informasi kepada siswa-siswi seperti jadwal pendaftaran dan syarat-syarat yang harus dipenuhi. Kita juga menyampaikan kepada mereka agar informasi ini disampaikan kepada saudaranya maupun kerabatnya yang mau menjadi TNI, "tutupnya.

(12-Pendim 0727/Kra)

Babinsa Berikan Pengamanan Kegiatan Hajatan Warga Dusun Pendem

Kodim Karanganyar – Untuk memberikan rasa aman, nyaman dan  tentram bagi tamu undangan, Babinsa Koramil 06/Karangpandan Serda Wardoyo melaksanakan pengamanan kegiatan hajatan di rumah bapak Suparno dusun Pendem desa Harjosari kecamatan Karangpandan, dengan hiburan Campursari, Senin (19/08/2019).

Dalam pengamanan tersebut Wardoyo menghimbau kepada para warga untuk ikut memelihara keamanan dan ketertiban lingkungannya, bukan hanya saat ada kegiatan hajatan saja. Tujuannya agar tidak terjadi permasalahan baik itu tindak kriminal maupun gangguan Kamtibmas lainya.

Para penonton juga dihimbau oleh Babinsa agar tidak membawa minuman berakohol untuk antisipasi kericuhan, keributan dan tawuran antar penonton,”tegasnya.

Sementara Pak Suparno selaku yang punya hajat mengucapkan, "banyak terima kasih kepada Pak Babinsa yang telah mengamankan acara hajatan di rumah kami, sehingga dapat berjalan dengan aman dan tertib", Ujarnya.

(06-Pendim 0727/Kra)

Jalan Sehat Warga Desa Dayu Meriahkan Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke 74

Kodim Karanganyar - Babinsa Koramil 06/Karangpandan Serda Imam menghadiri acara memperingati hari kemerdekaan RI, masyarakat desa Dayu menggelar acara jalan sehat dan dilanjutakan dengan hiburan campusari dihalaman Balai Desa Dayu, kecamatan Karangpandan. Selasa (20/8)

Turut hadir dalam acara tersebut Forkopimca Karangpandan, Kepala Desa Dayu Sumardi, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Dayu, anggota BPD desa Dayu dan masyarakat desa Dayu.

Camat Karangpandan mengungkapkan, "kami sangat berterimakasih sekali kepada warga desa Dayu yang telah memeriahkan HUT kemerdekaan RI, dengan berbagai kegiatan salah satunya jalan sehat pada pagi ini. Kita sudah melakasanakan upacara peringatan hari kemerdekaan RI dengan lancar dan hikmat. Dan tidak lupa saya berpesan tetep jaga kerukunan serta persatuan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif,"Ungkap Sugiyarto.

(06-Pendim 0727/Kra)

Suatu Hubungan Baik Bukan Berdasarkan Kesamaan Pakaian

Kodim Karanganyar - Manusia adalah makhluk sosial, sebagai makhluk sosial satu sama lain saling membutuhkan. Oleh karena saling membutuhkan tersebut, maka satu sama lain juga harus dapat menjalin hubungan yang baik. Hubungan yang baik dengan sesama manusia membuat hidup menjadi harmonis serta dapat menjaga persatuan, karena minim pertikaian dan perselisihan. Komsos Babinsa desa Ngringo Serka Basrowi anggota Koramil 04/Jaten kali ini dengan salah satu pemuda dan pengusaha barang antik yang membahas tentang keikut sertaan mereka dalam menyambut kemerdekaan Indonesia, yang beralamat di dusun Benawa desa Ngringo Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar. Selasa (20/08/2019)

HUT Kemerdekaan Indonesia memang banyak diisi dengan kegiatan-kegiatan positif khas dibulan Agustus, akan tetapi menjaga hubungan baik dengan warga binaan juga termasuk salah satu cara mengisi kemerdekaan. Karena hal itu merupakan salah satu usaha untuk menjaga persatuan, dimana segala perbedaan disikapi dengan rasa saling menghargai, sehingga dapat dirasakan kemerdekaan yang sesungguhnya,” Jelas Babinsa.

"Salah satu cara mengisi dan mempertahankan kemerdekaan saat ini yang mudah serta murah adalah dengan saling menghargai perbedaan dan tidak menjadikannya sebagai alasan perselisihan. Seperti halnya menghargai jasa para pahlawan terdahulu yang mengorbankan jiwa raga demi meraih kemerdekaan Indonesia," Ujar Danramil 04/Jaten Kapten Cba Suryanto.

(04-Pendim 0727/Kra)

Penguatan dan Pembinaan Ideologi Pancasila Membentuk Generasi Muda Yang Bermartabat

Kodim Karanganyar - Untuk membentuk generasi anak Bangsa agar lebih maju dan bermartabat, sangatlah perlu untuk diberikan wawasan kebangsaan. Seperti yang dilakukan oleh Kepala Staf Kodim 0727/Karanganyar Mayor Inf Suwarko di aula Sekolahan MAN Karanganyar memberikan Wasbang kepada Siswa-siswi MAN Karanganyar. Rabu (21/8)

Pada saat menyampaikan materi Mayor Suwarko menjelaskan, “Bahwa Pancasila adalah ideologi Negara, disamping itu juga sebagai falsafah bangsa kita. Ideologi merupakan faham. Kalau di negara asing, fahamnya ada komunis dan liberal. Kalau komunis terdapat di Negara Uni soviet, sedangkan liberal terdapat di Negara Amerika. Penguatan dan pembinaan ideologi Pancasila sangat penting bagi kita semua.
“Bayangkan jika kalau Pancasila sudah tidak dipakai lagi sebagai ideologi Negara kita, maka Indonesia akan terpecah belah dan akan terjadi pertumpahan darah dimana-mana. Maka Pancasila harus selalu di pegang teguh sebagai ideologi dan faham negara. Oleh karena itu, kita harus hafal sila-sila yang terkandung dalam Pancasila, dengan kita hafal maka kita akan mudah untuk mengamalkannya,”terangnya.

Ditambahkan Kasdim, "Para Pelajar sekalian harus selalu memegang teguh Pancasila sebagai ideologi Negara, UUD'45 sebagai dasar Negara, NKRI harga mati dan Bhinneka tunggal Ika. Dengan kalian memegang teguh dan mengamalkannya, maka negara kita akan semakin kuat dan tangguh", pungkas Suwarko.

(Tr-Pendim 0727/Kra)

Dandim Karanganyar Menghadiri Sertijab Dandim 0723/Klaten

Kodim Karanganyar - Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos. beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLVIII Ibu Eny Dwijayanti Andi Amin menghadiri Sertijab Dandim 0723/Klaten, di Aula Makodim Klaten, Selasa (20/08/2019).

Kolonel Inf Raffael Granada Baay Danrem 074/Warastratama sebagai Irup menyampaikan, ”Regenerasi kepemimpinan pada dasarnya merupakan sebuah proses alamiah dalam rangka menjaga kualitas kinerja dan produktivitas organisasi. Dihadapkan pada tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis dimasa mendatang, TNI AD juga harus mengantisipasi perkembangan yang terkait tuntutan tugas dan profesionalisme kita. Dalam konteks tersebut pergantian Pimpinan merupakan bagian dari mekanisme pembinaan personel dalam rangka mewujudkan TNI AD yang profesional, modern dan adaptif.

Oleh karenanya, saya menaruh harapan besar kepada Komandan Kodim 0723/Klaten untuk melanjutkan hal-hal positif yang telah dilakukan dan mendorong percepatan hal-hal yang belum terselesaikan oleh pejabat sebelumnya. Saya percaya, dengan berbagai pengalaman tugas, kemampuan, inovasi dan kreatifitas yang telah dimiliki, Komandan Kodim Klaten dapat meningkatkan situasi kerja yang semakin efektif dan produktif,”pungkas Danrem.

(Lam-Pendim  0727/Kra)

Tes Samapta Syarat UKP Bagi Prajurit

Kodim Karanganyar - Dipimpin langsung oleh Pasipers Kodim 0727/Karanganyar Lettu Sugeng anggota Bintara dan Tamtama yang akan melaksanakan tes kesegaran jasmani dalam rangka Usul Kenaikan Pangkat 1 April 2020, bertempat di Alun - alun Kabupaten Karanganyar, Selasa (20/08/2019).

Pasipers menekankan kepada peserta, sebelum pelaksanaan test Kesegaran Jasmani seluruh peserta harus melaksanakan tensi untuk mengetahui kesehatan dan layak tidaknya peserta ikut samapta UKP.

Pelaksanaan Tensi agar peserta UKP dapat mengetahui dan menyesuaikan dengan kondisi fisik serta kesehatan personil yang akan melaksanakan tes, sebab kondisi fisik sangat mempengaruhi kesehatan tubuh. Maka sebelum melaksanakan tes perlu dan diharuskan untuk mengecek kesehatan oleh anggota kesehatan. Agar dalam pelaksanaan tidak terjadi kecelakaan, pusing atau terjatuh pada saat pelaksanaan lari samapta A atau samapta B.

Terdapat beberapa tahapan yang dilaksanakan dalam tes kesegaran jasmani tersebut adalah Samapta A yaitu lari dengan waktu 12 menit dinilai berdasarkan dengan kategori umur yang telah ditetapkan, serta Samapta B yang merupakan Pull Up selama 1 menit, Sit Up selama 1 menit dan Shuttle Run lari angka delapan sebanyak 3 putaran secepat-cepatnya dinilai berdasarkan banyaknya jumlah pelaksanaan sesuai dengan kategori umur yang telah ditetapkan,”terangnya.

(Lam-Pendim 0727/Kra)

Pramuka Salah Satu Pembangun Bangsa dan Negara

Kodim Karanganyar - Bulan Agustus selain merupakan bulan Kemerdekaan, juga menjadi momentum kegiatan Pramuka, karena pada 14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka yang diisi dengan berbagai macam kegiatan bermanfaat seperti kemah pramuka, jambore, atau sekadar upacara peringatan Hari Pramuka hampir menghiasi semua lapangan di kecamatan-kecamatan maupun desa. Seperti upacara memperingati HUT Pramuka ke 58 yang diselenggarakan dilapangan desa Jati yang dihadiri oleh Babinsa setempat Koptu Anang anggota Koramil 04/Jaten. Selasa (20/8)

Kegiatan Pramuka merupakan salah satu sarana pendidikan yang bertujuan untuk mencerdasakan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi luhur, memiliki pengetahuan dan ketrampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantab dan pendiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Dari segala kegiatan yang dilaksanakan dalam kepramukaan yang terpenting adalah mampu menumbuhkan, mengembangkan dan membina kepribadian manusia seutuhnya, serta memiliki jiwa Nasionalisme dan Patriotisme,”Jelas Koptu Anang.

"Dengan hidup bersama-sama dalam satu wadah organisasi kita tidak bisa egois. Dengan tidak egois kita harus menghormati dan hidup bersama-sama dengan baik, harus berbagi dan menolong satu sama lain. Hal tersebut yang akan menjadi landasan penting untuk tetap mempertahankan persatuan dan kesatuan Indonesia." Tegas Danramil 04 Jaten Kapten Cba Suryanto.

(04-Pendim 0727/Kra)

Pengawasan Babinsa Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai di Wilayah Binaan

Kodim Karanganyar – Pendamping Pengawasan Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dilakukan oleh Babinsa Desa Ngadirejo Serda  Sutrisno Koramil 05/Mojogedang bersama Bhabinkamtibmas di wilayah binaan Desa Ngadirejo kecamatan Mojogedang kabupaten Karanganyar, Selasa (20/09/2019).

Pengawasan BPNT tersebut dilakukan oleh anggota Koramil Mojogedang sebagai bentuk pelayanan masyarakat. “Ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan kami kepada masyarakat, disini kami hanya membantu pendistribusian agar berjalan dengan tertib, aman dan lancar serta tepat sasaran sesuai dengan data yang telah terhimpun,” tutur Sutrisno.

“Dengan perubahan rasta menjadi BPNT ini, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan barang yang berualitas serta diharapkan dengan BPNT, dengan ini diharapkan kesejahteran masyarakat dapat meningkat,”pungkasnya.

(05-Pendim 0727/Kra)

Peduli Mahasiswa UNISRI Akan Bahaya Narkoba

Kodim Karanganyar - Penyuluhan hukum dan bahaya narkoba oleh KKN PPM UNISRI Kel. 43 di aula Balai Desa Pulosari, Babinsa Desa Pulosari Koramil 03/Kebakkramat Sertu Latif bersama Forkopimca saat turut menghadiri penyuluhan tersebut. Senin (19/8)

Mahasiswa UNISRI memang sudah melaksanakan KKN di Desa Pulosari selama tiga minggu, dan penyuluhan tentang bahaya Narkoba merupakan salah satu program kegiatan mereka selama disini.

Lebih lanjut Kepala Desa Pulosari Sutino,Spd mengatakan,"saya sangat mendukung adanya kegiatan penyuluhan tentang bahaya narkoba ini, semoga warga masyarakat Pulosari yang hadir saat ini terutama Karang Taruna sebagai generasi muda lebih tahu dan dapat memahami bahwa Narkoba itu harus dihindari, karena berdampak negatif dan dapat merusak mental serta masa depan generasi muda kita".

Babinsa Desa Pulosari ini sangat berterima kasih kepada KKN mahasiswa UNISRI yang telah menyelenggarakan acara penyuluhan bahaya narkoba ini, dengan begini secara tidak langsung dapat mengubah pandangan para warga masyarakat Pulosari untuk tidak mengkonsumsi narkoba, karena sangat berbahaya. Dengan begitu tugas saya membina para anak muda menjadi lebih mudah, karena image dan pola pikir mereka yang sudah terbuka setelah mengikuti penyuluhan pada malam hari ini", ucap Sertu Latif.

“Ditambahkan Babinsa bahwa kami juga menghimbau kepada para mahasiswa KKN untuk kedepannya melaksanakan kegiatan kegiatan yang positif selama di Desa Pulosari ini seperti misal melaksanakan pengobatan gratis, gotong royong bersih desa, atau mengadakan pasar murah bila perlu. Karena semua itu mempunyai maksud dan tujuan yang saling menguntungkan bagi desa maupun bagi kesuksesan praktek KKN PPM UNISRI Kel. 43 tahun 2019 ini", imbuhnya.

(03-Pendim 0727/Kra)

Peringatan hari Pramuka ke 58 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Karanganyar

Kodim Karanganyar - Upacara Peringatan hari pramuka ke 58, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Karanganyar Tahun 2019, di halaman Kantor Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar Jln. Lawu No. 385 Komplek Perkantoran Cangakan Kabupaten Karanganyar. Kepala Staf Kodim 0727/Karanganyar Mayor inf Suwarko turut menghadiri Upacara tersebut. Selasa (20/8)

Sebagai Inspiktur Upacara Bupati Karanganyar Drs .H. Juliyatmono,MM mengatakan “Selamat Hari Pramuka ke-58 bagi segenap jajaran dan Keluarga Besar Gerakan Pramuka, mudah-mudahan Pramuka sebagai garda Gerakan terdepan perekat persatuan dan kesatuan bangsa, akan dapat selalu berperan sebagai wadah pendidikan karakter kaum muda dan calon pemimpin masa depan Bangsa Indonesia, dalam mendidik generasi milineal dewasa ini.

Di era globalisasi saat ini yang ditandai dengan pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan keprihatinan teknologi, kita dihadapkan pada akan banyaknya permasalahan kekinian dan keberlangsungan keutuhan mengancam negara dan bangsa Indonesia. Gerakan Pramuka yang menekankan pendidikan dan pembentukan karakter diharapkan dapat berperan sangat penting dalam menyikapi berbagai permasalahan tersebut. Dari mulai hadapi kita yang penyalahgunaan narkoba, masih adanya tawuran, hingga masih banyaknya sikap intoleransi penggunaan media sosial yang dipenuhi ujaran kebencian, kabar bohong dan pornografi yang harus kita tanggulangi bersama-sama.

Negara kita sangat kaya, bangsa yang beragam, bangsa yang mejemuk, 714 suku bangsa dan lebih dari 1.100 bahasa lokal kita punyai, dan itu harus kita syukuri. Gerakan contoh, berhasil Pramuka telah memberi bagaimana keberagaman yang ada justru dapat memperindah dan menyatukan semua anggota pramuka. Perbedaan agama, perbedaan ras, perbedaan suku dan golongan dalam Gerakan Pramuka semuanya bisa menyatu, semuanya bisa bermusyawarah, semuanya merasa bersaudara dengan semangat persatuan dan perdamaian. Selaras dengan semboyan negara kita Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetaplah satu jua.

Saya berpesan agar melalui Gerakan Pramuka akan dapat dipupuk semangat cinta alam dan kasih sayang sesama manusia. Jadilah Pramuka yang tetap berpegang teguh pada kode kehormatan Gerakan Pramuka, yang rela menolong, tabah, cinta tanah air, berani dan NKRI keutuhan mempertahankan siap dan Undang-undang berdasarkan Pancasila Dasar 1945. Siapkan Generasi Muda Praja Muda Karana untuk bersama seluruh komponen bangsa bersatu padu membangun keutuhan NKRI dan menciptakan dunia yang lebih baik. Tak lupa saya ucapkan selamat kepada beberrap Pengurus Kwartir cabang Karanganyar yang telah mendapatkan penghargaan atas darma baktinya bagi kemajuan Gerakan Pramuka di Kabupaten Karanganyar.

(Lam-Pendim 0727/Kra)

Agar Lebih Peka, Danramil 13 Jumantono Berikan Wasbang Siswa Siswi SMKN Jumantono

Kodim Karanganyar - Untuk memeberikan pengetahuan tentang kebangsaan dan politik, Badan kesatuan bangsa dan politik (Kesbangpol) kabupaten Karanganyar menggelar sosialisasi pendidikan kebangsaan dan politik di SMKN Jumantono pada hari ini Senin 19 Agustus 2019.

Hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 13/Jumantono Kapten Martono dan tim dari Kesbangpol kabupaten Karanganyar didampingi Kepala SMKN Jumantono Soetanto.

Danramil mengajak para siswa agar lebih peka terhadap masalah kebangsaan dan politik saat ini. Dimana dalam era saat ini, media informasi banyak tersedia dan cepat aksesnya. Siswa-siswi harus bijak dan teliti dalam menerima informasi, karena berita di media juga bisa membuat pemahaman yang keliru jika tidak digunakan dengan tepat,”terangnya.

Soetanto mengemukakan bahwa pemberian wawasan kebangsaan terhadap para siswa ini merupakan kegiatan yang positif, mengingat mereka adalah generasi penerus yang potensial dan kedepan sebagai aset bagi Bangsa Indonesia. Dengan adanya pemberian wawasan kebangsaan dan politik ini, diharapkan para siswa menjadi tergugah kesadarannya akan nilai nilai cinta tanah air dengan disiplin dan rajin belajar menuntut ilmu,”harap Kepala Sekolah.

(13-Pendim 0727/Kra)

Selasa, 20 Agustus 2019

Persiapan Karnaval Danramil Tekankan Agar Peserta Tidak Menggunakan Logo, Atribut Yang Dilarang Pemerintah

Kodim Karanganyar - Komsos dengan para Kades se-kecamatan Mojogedang dalam rangka persiapan karnaval peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74 bertempat di Rumah Makan Pari Kuning Kec. Mojogedang, Senin (19/08/2019).

Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Camat Mojogedang Sutrisno, MM beserta Staf, Danramil 05/Mojogedang Kapten Cpl Bambang SP, Wakapolsek Mojogedang, Ketua Umum kegiatan Karnaval Parnawanto, S.pd, Kepdes se-Kecamatan Mojogedang.

Pak Camat menyampaikan dalam kegiatan karnaval ini bagian dari rangkaian  memperingati HUT ke 74 Proklamasi Kemedekan RI, dan bertujuan untuk memupuk rasa Patriotisme dan Nasionalisme. Dan juga dapat menumbuhkan kader serta bibit unggul di wilayah kecamatan Mojogedang dalam bidang seni, olahraga dan lainnya. Selain itu untuk memberikan hiburan kepada warga masyarakat.

“Di kecamatan Mojogedang semua gotong royong, mohon tetap dipertahankan. Apapun yang akan dilakukan dalam karnaval tidak ada misi pribadi maupun organisasi, namun dalam rangka memeriahkan HUT ke -74 RI.

Kegiatan Karnaval bukan dalam rangka show of force, namun nuansanya adalah cinta tanah air. Kepada panitia supaya memberitahukan kepada seluruh peserta supaya dalam perjalanan tidak saling mendahului,”ucapnya.

TNI-AD melalui Koramil 05/Mojogedang tidak melarang terkait penggunaan kostum, namun dihimbau untuk tidak menggunakan logo/atribut yang di larang oleh peraturan pemerintah.

Apabila ada permasalahan yang melawan hukum mohon dilaporkan sesuai aturan yang ada, dan jangan main hakim sendiri serta hati-hati dalam bermain medsos yang isinya melanggar UU ITE,” tambah Danramil.

Ditambahkan Danramil mohon kepada seluruh peserta mematuhi dan mentaati aturan serta ketentuan dari panitia, tetap menjaga keamanan dan ketertiban dalam melaksanakan karnaval,”pungkasnya.

(05-Pendim/Kra)

Membangun, Meningkatkan dan Mengembangkan Desa Wisata Tahun 2019 di Karangpandan

Kodim Karanganyar - Babinsa Desa Gerdu Serka Sutarno menghadiri rapat koordinasi tingkat desa, dan survey kesiapan agenda forum komunikasi desa wisata propinsi Jawa Tengah tahun 2019 di aula balai desa Gerdu. Senin (19/8)

Kepala Desa Gerdu Very Kurnianto mengatakan semoga acara rapat ini dapat berjalan dengan lancar, dan menghasilkan hal-hal yang berguna untuk membangun serta lebih meningkatkan dan kembangkan desa Gerdu sebagai desa wisata.

"Kami Sebagai Babinsa sangat berterimakasih sekali dengan mengikut sertakan kami dalam acara rapat koordinasi tingkat desa dan survey kesiapan agenda forum komunikasi desa wisata propinsi jawa tengah ini. Dengan adanya kegiatan ini, kami sangat mendukung dan mengapresiasi sekali. Saya akan selalu aktif dalam mengikuti setiap perkembangannya kedepan nanti, "ungkap Sutarno.

(06-Pendim 0727/Kra)

Pesta Obor Warga Dusun Klatak Meriahkan HUT RI ke 74

Kodim Karanganyar – Dalam memperingati HUT ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia, Babinsa Koramil 06/Karangpandan Serka Andreas menghadiri dan memberikan rasa aman, pada acara pesta obor warga dusun Klatak desa Karangpandan kecamatan Karangpandan. Jum’at (16/8)

Pesta obor yang digelar masyarakat dusun Klatak merupakan bentuk sambutan untuk memeriahkan pesta Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 74. Banyak berbagai pertunjukan dan lomba yang diadakan masyarakat dusun Klatak, salah satunya pesta obor yang digelar pada malam menjelang peringatan hari ulang tahun kemerdekaan RI yang diikuti oleh seluruh warga dusun Klatak.

"Saya sangat mengapresiasi dan terkesan sekali dengan sambutan peringatan hari ulang tahun kemerdekaan RI yang ke 74 tahun 2019 ini oleh warga dusun Klatak. Dari menghias jalan dengan lampu berbagai warna sampai kegiatan acara lomba dan hiburan yang sangat meriah sekali. Ini menandakan bahwa tingkat kesadaran warga dusun Klatak akan cinta tanah air sangat tinggi,"ungkap Serka Andreas.

(06-Pendim 0727/Kra)

Dandim Ajak Anggotanya Untuk Selalu Bersyukur

Kodim Karanganyar - Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos, mengambil pengarahan, atau yang lebih dikenal dengan sebutan "Jam Komandan", bertempat di halaman Makodim, Senin pagi (19/8).

Jam Komandan tersebut bertujuan untuk mengingatkan atau menekanan kembali kepada seluruh anggota tentang kedisiplinan sebagai seorang Prajurit. Mulai dari pelaksanaan apel sampai tata cara berpakaian yang sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dandim juga menambahkan, supaya anggota tidak mudah percayai tentang adanya kabar burung yang beredar saat ini. Terutama kabar yang menyangkut tentang kesejahteraan Prajurit. Dia mengajak kepada seluruh anggota untuk selalu bersyukur, tentang apa yang telah diberikan Negara kepada kita,”terangnya.

(Tr-Pendim 0727/Kra)

Senin, 19 Agustus 2019

Danramil Mojogedang Ajak Warganya Untuk Melanjutkan Perjuangan Para Pahlawan

Kodim Karanganyar – Danramil 05/Mojogedang Kodim 0727/Karangayar Kapten Cpl Bambang SP bersama Forkopimca menghadiri Upacara Bendera HUT RI ke 74, di Lapangan Desa Mojogedang, Kecamatan Mojogedang Kab. Karanganyar, Sabtu (17/08/2019).

Upacara juga dihadiri oleh Camat Mojogedang Drs. Sutrisno, MM, Kapolsek Mojogedang AKP Mardiyato, anggota LVRI kec. Mojogedang, Kepala Dinas instansi, Kepala Desa seKecamatan Mojogedang, pimpinan Ormas dan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, sedangkan pada saat upacara penurunan bendera turut hadir juga para orang tua dari anggota Paskibraka. Sehingga bisa menyaksikan ketangkasan gerak dari putra putrinya yang mendapat kepercayaan sebagai Paskibraka, melalui seleksi sampai pelatihan selama Sebulan setengah.

Pak Camat mengucapkan terima kasih atas keberhasilan para pelatih dari Koramil maupun dari Polsek Mojogedang dalam mendidik, membina dan melatih tim Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) ini, sehingga  dapat menjalankan tugasnya dengan baik tanpa ada kendala yang berarti. Di tahun ini respon dan antusias masyarakat di wilayah Kec. Mojogedang sangat baik, karena walaupun tidak ikut upacara mereka berbondong  – bondong menyaksikan setia menonton langsung memadati jalan menuju lapangan dan di seputaran lapangan. Hal tersebut menunjukkan jiwa patriotisme dan peduli masyarakat dalam meyambut HUT Kemerdekaannya,”ungkapnya.

Dalam peringatan HUT RI ke-74 ini agar bersama-sama menanamkan rasa Nasionalisme terhadap Bangsa dan Negara ini. Mari kita jadikan peringatan hari Kemerdekaan sebagai momentum untuk memperbaiki dimulai dari diri kita sendiri,”terang Kapten Bambang Danramil Mojogedang.

Ditambahkan Danramil, “Melanjutkan perjuangan para pahlawan merupakan kewajiban seluruh warga Bangsa Indonesia. Apalagi kita sebagai Generasi penerus hanya sebagai penikmat Kemerdekaan yang ditebus dengan tumpah darah oleh para pendahulu.

“Kita lanjutkan perjuangan dengan cara mengisi kemerdekaan ini dengan kegiatan positif dan bersama-sama membangun indonesia untuk lebih maju,” pungkasnya.

(05-Pendim 0727/Kra)

Upacara Penurunan Bendera Merah Putih Kecamatan Kebakkramat

Kodim Karanganyar - Upacara Penurunan Bendera Merah Putih Kecamatan Kebakkramat
Merdeka.. Merdeka.. Merdeka.. Sore ini Sabtu 17 Agustus 2019 bertempat di lapangan Kecamatan Kebakkramat nampak hadir Forkopimca, anggota Koramil 03/Kebakkramat, anggota Polsek Kebakkramat, Tokoh masyarakat dan Tokoh agama, Guru seKebakkramat serta siswa siswi SD, SMP dan SMA seKebakkramat untuk mengikuti Upacara penurunan bendera Sang Merah Putih peringatan HUT RI ke-74 dengan penuh antusias dan semangat.

Sebagai Inspektur Upacara adalah Kapolsek Kebakkramat AKP Sutami, tibalah saat yang di nanti yaitu penurunan bendera Sang Merah Putih. Nampak dengan gagah dan rapi pasukan pengibar bendera Paskibraka SMPN 3 Kebakkramat memasuki lapangan upacara dengan langkah tegap, yang membuat semua tamu undangan, peserta upacara maupun warga masyarakat yang menyaksikan berdecak kagum.

Perlu diketahui bahwa dari awal tidak mudah untuk melatih siswa siswi SMPN 3 Kebakkramat yang terdiri dari 73 orang tersebut, mengingat mereka belum pernah sama sekali mengikuti Pakibra, sehingga banyak yang memandang pesimis. Tetapi dengan tekat, semangat dan kerja keras tak kenal lelah anggota Koramil 03/Kebakkramat yaitu Serka Iful Siswanto, Sertu Tri Nugroho dan Serda Nursalim mampu menepis keraguan semua pihak dan membuktikan bahwa Paskibra SMPN 3 Kebakkramat Th. 2019 bisa dan sanggup! Ini terbukti dengan suksesnya Upacara Pengibaran Sang Saka Merah Putih sampai dengan Upacara Penurunan pada sore hari ini tanpa kesalahan dan hambatan suatu apapun.

Lebih lanjut Serka Iful mengatakan, "Saya sangat bangga dengan Paskibra SMPN 3 Kebakkramat ini, karena mampu melaksanakan tugas pengibaran sampai dengan penurunan bendera Merah Putih dengan sukses, lancar dan aman. Sehingga kerja keras kami dalam melatih mereka selama kurang lebih 1 bulan berbuah manis dan mampu berbuat yang membanggakan untuk negara dan bangsa".

"Semoga semangat dan sikap disiplin yang sudah kami tanamkan ke diri mereka tidak hanya saat mereka menjadi petugas Paskibra saat ini saja, akan tetapi tetap berlanjut sampai seterusnya. Sehingga kelak mereka semua dapat berhasil dalam mengejar cita cita dan dapat mengilhami serta menjadi contoh buat adik adik kelas mereka nanti,Aamiin", imbuhnya.

(03-Pendim 0727/Kra)

Jaga Kelestarian Lingkungan Danramil Gondangrejo Tebar Ikan Di Kali Cemoro Dung Trini

Kodim Karanganyar – Untuk melestarikan lingkungan hidup di wilayah binaan Komandan Koramil 17/Gondangrejo Kapten Inf Suwarno didampingi Babinsa Desa Tuban Serda Purwandi menghadiri kegiatan penebaran ikan Lele dan Nila di Sungai Cemoro Dung Trini Desa Tuban kecamatan Gondangrejo kabupaten Karanganyar. Minggu (18/8)

Kegiatan tebar ikan tersebut dihadiri oleh Camat Gondangrejo Junaidi SH,MM , Kepala Desa Tuban Sri Widodo serta perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama serta masyarakat sekitar. Tebar ikan ini juga untuk menyambut HUT Republik Indonesia ke 74 Desa Tuban dan dilanjutkan jalan sehat.

Camat Gondangrejo mengucapkan, terima kasih kepada masyarakat Tuban Lor, karena bisa menjaga kebersihan sungai cemoro dan keasriannya. Selain untuk memancing menebarkan ikan satu juta, guna untuk menjaga akan kelestarian agar kepunahan ikan di sungai Cemoro Dung Trini tetap terjaga. Dengan ini saya berpesan, "supaya  diawasi, dijaga dan jangan merusak semua, jangan sampai kasih obat, supaya warga mendapatkan penghasilan dan bisa buat refresing mancing, bisa untuk lauk makan biar tambah gizi,”pungkasnya.

(17-Pendim 0727/Kra)

Meriahkan HUT RI ke 74, Pemda Karanganyar Gelar Lomba Devile Antar Pelajar

Kodim Karanganyar – Lomba Devile meriahkan peringatan HUT RI ke-74 Pemerintah Daerah Kabupaten Karanganyar, Devile tersebut dilaksanakan selepas  Upacara peringatan detik-detik Proklamasi. Lomba Defile bagi pelajar tingkat SLTA/Sederajat yang digelar di depan Kantor Pemda Kabupaten Karanganyar, Sabtu (17/08/19).

Tidak mau ketinggalan dalam memeriahkan peringatan HUT RI ke-74, Kodim 0727/Karanganyar menurunkan satu SST (Satuan Setingkat Pleton), Yonif Mekanis 413/Bremoro, Lanud Adi Sumarmo dan Polres Karanganyar sebagai pasukan pembuka dalam lomba defile antar pelajar tersebut. Bertindak selaku Komandan Kompi Defile adalah Kapten Sukirno Pasilog Kodim serta Komandan Paskibraka Letda Inf Suparjo Pasandi Kodim Karanganyar.

Dengan disaksikan  pejabat Pemerintah Daerah dan tamu undangan yang duduk di mimbar kehormatan serta  penonton yang memenuhi alun alun Karanganyar, Pasukan Defile dari Kodim 0727/Karanganyar, Yonif Mekanis 413/Bremoro, Lanud Adi Sumarmo dan Polres Karanganyar dengan bersenjata melangkah serentak dan kompak menghentakan kaki ke aspal jalan. Kekompakan tersebut disambut tepuk tangan meriah dari tamu undangan dan masyarakat yang hadir menonton pada saat itu.

Pemenang lomba Devile:
Juara 1. SMA Dirgantara Colomadu.
Juara 2. SMA NEGRI 2 Karanganyar.
Juara 3. SMK Bina Karya Karanganyar.

(Lam-Pendim 0727/Kra)

Serenade Warnai Upacara Penurunan Bendera Merah Putih

Kodim Karanganyar - Perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) Ke 74 di Kabupaten Karanganyar ikut dimeriahkan dengan penampilan tarian dan menyanyikan lagu - lagu perjuangan, yang diperagakan atau dinyanyikan oleh ribuan pelajar dari SMP/SMA sederajat sekabupaten Karanganyar tersebut.

Tarian itu ditampilkan sebelum penurunan Bendera Merah Putih, Kepala OPD Kabupaten Karanganyar semua ikut menyanyi dan menari ditengah - tengah penari yang berada di alun - alun kabupaten Karanganyar.

Nyanyi dan tari - tarian  itu menjadi penutup rangkaian upacara untuk memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Karanganyar. Dimana semua Kepala OPD ikut turun ke lapangan dalam penurunan Bendera Sang Merah Putih tersebut, bertindak sebagai Inspektur Upacara Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos.

(Lam-Pendim 0727/Kra)

Minggu, 18 Agustus 2019

Upacara HUT RI ke 74 Bupati Karanganyar Bacakan Amanat Gubernur Jateng

Kodim Karanganyar - Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos. menghadiri Upacara HUT RI ke 74 Tahun 2019 di Alun - alun Kabupaten Karanganyar, Sabtu (17/08/2019).

Sambutan Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan oleh Drs. H. Juliatmono, MM Bupati Karanganyar, seperti ungkapannya Gus Dur, orang tak akan bertanya apa agamamu, apa sukumu ketika berbuat baik. Dalam masa perjuangan setelah kemerdekaan ini sudah semestinya kita tidak membedakan suku, agama atau pun ras. Tak peduli warna kulit, rambut, jenis kelamin, kaya atau pun miskin. Semua sama di mata negara. Founding fathers bangsa ini telah memberi contoh lewat laku, bukan sekadar gembar gembor persatuan. Mereka berdarah - darah menegakkan kemerdekaan.

Sebenarnya kita pun mewarisi semangat itu. Namun karena kadang kita memupuk borok dalam dada, membuat kita terlena hingga dengan rasa tanpa dosa saling menghina dan mencerca, bahkan ada nekat hendak mengganti Pancasila. Siapa yang mempermasalahkan Agustinus Adisucipto sebagai pahlawan? Apakah karena beliau seorang Katolik, lantas yang dari Hindu, Budha, Islam, Kristen dan Kong Hu Chu menggerutu?. Kemudian Albertus Soegijapranata, Beliau merupakan uskup pribumi pertama di Indonesia. Bahkan karena nasionalismenya keras, Beliau tidak henti-hentinya mengagungkan semboyan "100% Katolik, 100% Indonesia" dan ungkapan itu terus berdengung hingga kini.
Lantas mari kita tengok pahlawan dari Budha, yang merupakan saudara kita sendiri dari Banyumas, Letjen Gatot Subroto. Yang tidak kalah penting perannya dalam perjuangan adalah saudara-saudara kita dari Tionghoa. Ada Yap Tjwan Bing lahir pada 31 Oktober 1910 di Solo. Beliau merupakan satu-satunya anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) dari Tionghoa dan turut hadir dalam pengesahan UUD 1945 dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada 18 Agustus 1945. Ada pula Liem Koen Hian merupakan salah satu anggota dari Badan Penyelidik Usaha-usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Bahkan Beliau jadi salah satu inspirator Bung Karno ketika pidato di majelis BPUPKI tentang berdirinya negara yang tanpa berazaskan ras maupun agama.

Dan sepatutnya kita pun berterima kasih pada tokoh keturunan Arab, Faradj bin Said bin Awak Martak. Pedagang kelahiran Yaman Selatan ini dengan berani menyediakan rumahnya di Pegangsaan Timur No 56 sebagai lokasi proklamasi kemerdekaan RI. Lantas siapa yang mempermasalahkan kepahlawanannya I Gusti Ngurah Rai, Untung Suropati, KH Ahmad Dahlan, KH Hasyim Asy'ari karena agamanya? Bibit jiwa kita adalah bibit tepo sliro, bibit andarbeni, bibit paseduluran.

Pancasila sebagai dasar Republik Indonesia adalah harga mati. Tidak bisa ditawar dan harus kita tanam sedalam-dalamnya di Bumi Pertiwi. Pancasila inilah sebagai induk semangatnya negara ini, yang di dalamnya bersemayam ajaran-ajaran agama: Hindu, Budha, Islam, Katolik, Kong Hu Chu dan Kristen. Yang di dalamnya bersemayam spirit- spirit berasaskan kebudayaan Nusantara. Kalaulah sistem pemerintahannya pernah berubah, toh akhirnya jiwa-jiwa yang telah menyatu dari Sabang sampai Merauke dari Miangas hingga Rote tidak bisa dipisahkan.

Sejarah mencatat, setelah kemerdekaan Indonesia diproklamirkan pada 17 Agustus 1945 sistem pemerintahan sempat berganti menjadi Republik Indonesia Serikat pada 27 Desember 1949. Namun akhirnya sejak 17 Agustus 1950 Tanah Air ini kembali tegak berdiri sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sampai kapan? Seperti ungkapan Bung Karno, "Di atas kelima dasar itulah kita mendirikan Negara Indonesia yang kekal dan abadi."

Bung Karno mengatakan, “Jikalau saya peras yang lima menjadi tiga, dan yang tiga menjadi satu, maka dapatlah saya satu perkataan Indonesia yang tulen, yaitu perkataan GOTONG ROYONG. Gotong-royong adalah pembantingan - tulang bersama, pemerasan - keringat bersama, perjuangan bantu-binantu bersama. Amal semua buat kepentingan semua, keringat semua buat kebahagiaan semua. Ho- lopis- kuntul- baris buat kepentingan bersama!” Tekad kebersamaan, senasib sepenang-gungan inilah yang terus kita emban untuk menghadapi zaman. Sejak dilahirkan Indonesia mendapat berbagai tantangan dan persoalan berat, mulai dari seringnya bencana alam, korupsi, konflik sosial, gerakan separatisme dan radikalisme. Belum lagi tantangan modernisasi yang bergerak seiring detak jam.

Jangan lagi ada niatan mengganti ideologi bangsa, jangan lagi ada ungkapan, “Ah kamu Batak, ah kamu Irian, ah kamu Bugis, ah kamu Sunda, ah kamu Madura, ah kamu Jawa.” Jangan lagi ada. Perbincangan kita harus melompat jauh ke depan. Bangsa Cina dan India telah bergerak menuju Bulan, bangsa Amerika telah bersiap membangun perumahan di Mars. Meski saat ini kita belum mampu, jangan biarkan anak-anak kita hanya jadi penonton atas keberhasilan bangsa lain. Kita siapkan mereka saat ini, kita bekali mereka dengan ilmu pengetahuan dan semangat toleran, agar mereka juga bisa sampai ke Bulan, ke Mars, dan anak-anak Galaksi lain.

Kita lah yang menanggung dosa besar jika mereka tertinggal. Kitalah yang menanggung dosa besar jika mereka diremehkan. Kita lah yang menanggung dosa besar jika mereka dilecehkan. Gold generation harus benar-benar tercipta di tahun 2040, 20 tahun lagi. Mulai sekarang segala daya upaya, tenaga dan pikiran, jiwa dan raga kita kerahkan untuk masa depan cemerlang anak-anak kita. Kita rebut kembali kejayaan Majapahit, yang mampu ekspansi ke bagian bumi di Utara. Anak-anak kita harus jadi arus besar perubahan yang meluncur ke Utara, ke seluruh bagian di penjuru dunia. Inilah saatnya kita kirim arus balik, setelah sekian lama kita diterpa berbagai kemajuan dari belahan bumi lain.

Wahai pemuda, persiapkan mental dan akalmu. Jangan melempem berhadapan dengan bangsa lain, jangan lembek ketika ada yang mengejek. Kepalkan tekadmu, bulatkan semangatmu.
k. Saudara-saudaraku, semua hal itu akan mampu kita hadapi dengan satu senjata, kebersamaan. Kita ini diciptakan atas satu jalinan sebagai sapu lidi, yang jika lepas ikatannya ambyar kebangsaan kita, ambyar negara kita, ambyar Indonesia Raya. Sejarah telah mengikat kuat kita, perasaan senasib sepenanggungan telah menyatukan kita, dan Pancasila telah mendasari kita sebagai bangsa dan negara yang besar. Yakinlah kecemerlangan bangsa ini takkan lama lagi. Indonesia akan berjaya seribu windu lamanya.
MERDEKA!

(Lam-Pendim 0727/Kra)

Forkopimda Kabupaten Karanganyar Sambut HUT RI ke 74 Dengan Pengajian Tabligh Akbar

Kodim Karanganyar - Pengajian Tabligh Akbar Bersama Ustad Salim A. Filllah dengan Tema Babad Tanah Jawa. Pengajian tersebut dalam rangka memperingati HUT Ke 74 di Terminal Tawangmangu Karangnayar, Jumat 16/8/2019.

Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono Marilah kita bersyukur kepada Allah SWT, karena esok hari akan memasuki hari Kemerdekaan HUT RI ke 74
dan semoga yang datang disini mendapatkan derajat Mutaqim dari Allah SWT. Sarana kebaikan dengan tujuan mencari ridho dari Allah SWT adalah dambaan bagi setiap umat manusia.

Kedaulatan agar terjaga dengan baik maka perlu petugas TNI, Polri dan tentunya dukungan dari seluruh masyarakat. Suka dan tidak suka Pancasila adalah dasar negara Indonesia, yangmana sebagai alat pemersatu bangsa dan azas beragama adalah Al qur'an.

Memperingati HUT RI diisi dengan tabligh akbar adalah suatu kegiatan yang luar biasa, apalagi sebagai panitianya adalah berbagai elemen agama di wilayah kecamatan Tawangmangu. Sehingga dapat menjadi percontohan di wilayah lainnya dan ini baru pertama kali diadakan di Kec. Tawangmangu bahkan di Kab. Karanganyar.

Orang Islam harus bersyukur dan diwajibkan berjuang dalam bertabiqul qoirot (mencari kebaikan) dan marilah syukuri negara Indonesia sudah merdeka, ini maka perlu diisi dengan penuh kebaikan. Kebaikan terus kita tingkatkan dan tradisikan untuk sedekah, senang membantu kepada sesama, jaga kedamaian. Karena hidup kita akan diminta pertanggungjawaban oleh Allah SWT.

Semoga Kabupaten Karanganyar menjadi daerah yang Baidatun Thoyyibatun Wa Robbun Ghafur dan dapat memelihara kedamaian selamanya serta dijauhkan dari persengketaan,"pungkasnya.

(Pendim 0727/Kra)

Renungan Suci Untuk Mengenang Akan Jasa-jasa Para Pahlawan

Kodim Karanganyar - Bertempat di TMP (Taman Makam Pahlawan) Dharma Tunggal Bhakti Kabupaten Karanganyar, Minggu dini hari (17/8/2019). Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia, Forkopimda Kabupaten Karanganyar melaksanakan apel kehormatan dan renungan suci sebagai penyelenggaranya Polres Karanganyar.

Yang bertindak sebagai Inspektur Upacara pada apel kehormatan dan renungan suci adalah AKBP Catur Gatot Efendi, S.I.K, MH., sedangkan sebagai Komandan Upacara adalah Kapolsek Karanganyar AKP Ridwan SH.MH.

Hadir dalam acara tersebut adalah Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos., Kepala Staf Kodim Mayor Inf Suwarko, Bupati Kabupaten Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, MM., Wakil Bupati H. Rober Christanto, Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar H. Sumanto, SH.
Apel kehormatan dan renungan suci ini untuk mengenang akan jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur di medan perang untuk memperebutkan kemerdekaan Republik Indonesia. Kami menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan Pahlawan dalam mengabdikan terhadap perjuangan demi kebahagiaan Negara dan Bangsa.

Kami bersumpah dan berjanji: "Perjuangan saudara-saudara adalah perjuangan kami pula dan jalan kebhaktian yang Pahlawan tempuh adalah jalan bagi kami juga".

Kami berdo'a semoga arwah para Pahlawan diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa serta mendapat tempat yang sewajarnya.

(Tr-Pendim 0727/Kra)

Malam Tirakatan Warnai Peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia

Kodim Karanganyar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia, Masyarakat yang berada di Pedesaan maupun di Kota semuanya pada menggelar malam tirakatan. Begitu pula Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos, bersama dengan Bupati Kabupaten Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, MM., juga melaksanakan malam tirakatan di gedung rapat paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar, Jum'at malam (16/8).

Bupati menyampaikan bahwa bulan Agustus adalah bulan yang penuh sejarah bagi bangsa Indonesia. Kali ini, berbagai acara maupun kegiatan dirancang dalam upaya mengobarkan semangat cinta tanah air dan wawasan kebangsaan, serta memupuk persatuan di kalangan masyarakat. Seluruh masyarakat dengan penuh semangat melakukan pemasangan umbul-umbul, menaikkan bendera Merah Putih, melaksanakan Malam Tirakatan seperti malam ini.

Saya berharap semua dilakukan dalam koridor semangat gotong royong. Semangat hidup bersama saling hormat menghormati, menjaga kerukunan dan persatuan dalam naungan Pancasila sebagai Dasar Negara.

Kita wajib bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas nikmat kemerdekaan yang sudah kita rasakan selama 74 tahun, serta berterima kasih kepada para pahlawan, sesepuh dan pinisepuh atas semua jasa mereka. Sebagai wujud terima kasih, marilah kita semua berupaya untuk meningkatkan kemampuan dan mengukir prestasi di semua bidang yang kita geluti.

Kita songsong masa depan dengan sikap optimis dan pikiran yang positif demi "Berjuang Bersama Memajukan Karanganyar" sejalan dengan tema peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 Tahun 2019 kali ini yaitu "SDM Unggul Indonesia Maju".

Demi meneruskan perjuangan para pahlawan pendahulu kita, maka kita harus senantiasa menggelorakan dan mematrikan nilai-nilai jiwa semangat juang 45 ke dalam jiwa dan sanubari kita yaitu:
1) Merdeka, merdeka atau mati, sekali merdeka tetap merdeka.
2) Lebih baik mati dikalang tanah daripadahidup dibawah telapak kaki penjajah.
3) Rawe-rawe rantas malang-malang putung.
4) Sepi Ing Pamrih Rame Ing Gawe.
5) Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh .

Melalui nilai-nilai jiwa semangat juang '45, kita semua berharap akan mampu menumbuhkan sikap heroik, patriotik, nasionalis sebagai sebuah bangsa,"Pungkas Juliyatmono.

(Tr-Pendim 0727/Kra)

Sabtu, 17 Agustus 2019

Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Karanganyar Ta. 2019

Kodim Karanganyar – Persiapan Upacara HUT RI ke 74 Tahun 2019, Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos. menghadiri Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jum'at (16/08/19).

Drs. H. Juliatmono, MM Bupati Karanganyar, Atas nama Pemerintah kami menyampaikan penghargaan dan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu melatih Paskibraka Kabupaten Karanganyar tahun 2019.

Seleksi fungsinya sebagai administrasi untuk mendapatkan calon-calon Paskibraka yang mumpuni dari sekian calon yang ada, namun hakikatnya semua adalah Alloh yang menentukan dan mengaturnya.
Jumlah masyarakat Indonesia sangat banyak dan Paskibraka sangat terbatas, tanpa Izin-Nya semua tidak mungkin terjadi. Semua yang sudah kalian ucapkan harus dimaknai dan dijiwai, agar Pancasila terus ditanamkan serta diamalkan.

Selamat kepada semua Paskibraka yang sudah terpilih, siapkan semuanya dengan maksimal dan optimalkan. Karena semua yang hadir besuk akan melihat penampilan kalian. Oleh karena itu, kepada Paskibraka laksanakan tugas dengan baik.

Latihan sudah berlangsung dengan baik, mudah-mudahan semua bisa mendukung kegiatan dengan aman dan lancar. Semoga kalian kedepan menjadi orang-orang sukses, jangan lupa minta do’a kepada bapak/ibu sebelum kalian berangkat. Semua yang terlibat agar menyiapkan diri dengan sebaik mungkin, agar besuk tertata dengan baik,”terang orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar ini.

(Lam-Pendim 0727/Kra)

Dandim Berikan Penghargaan Komsos Kreatif Kepada Sang Juara

Kodim Karanganyar - Sang juara lomba tari kreasi perjuangan tingkat SLTA Se-Kabupaten Karanganyar dalam rangka Komunikasi Sosial (Komsos) kreatif tahun 2019, mendapatkan penghargaan langsung dari Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos., di Aula Makodim, Rabu siang (14/8).

Lomba tari kreasi diikuti oleh 14 peserta, diantaranya adalah SMA Negeri Gondangrejo, SMK Negeri 1 Karanganyar, SMA Negeri 2 Karanganyar, MAN 1 Karanganyar, SMK Binus Tasikmadu, SMK Pendapatan 2 Karanganyar, SMK Negeri Ngargoyoso, SMK Bakti Karya Karanganyar, SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar, SMA Negeri 1 Karanganyar, SMK Kanisius Bharata, SMA Negeri Kebakramat, SMK Wikarya dan SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar.

Dari 14 peserta, yang telah berhasil meraih juara yaitu SMA Negeri Gondangrejo juara I, SMA Negeri 1 Karanganyar juara II dan SMK Wikarya Karanganyar mendapatkan juara III.

Pada kesempatan itu Dandim berpesan "Untuk adik-adikku yang telah berhasil memenangkan lomba, Kami ucapkan selamat. Dan bagi yang belum berhasil jangan pernah patah semangat, karena kegagalan adalah suatu keberhasilan yang tertunda. Tetap semangat dan terus berjuang", ujarnya.

(Tr-Pendim 0727/Kra)

Upacara Peringatan Hari Jadi Propinsi Jateng Ke 69 Tahun 2019

Kodim Karanganyar - Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos., menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi Propinsi Jateng Ke 69 Tahun 2019, di halaman Sekda kabupaten Karanganyar, Kamis (15/08/19).

Sambutan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dibacakan oleh Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono. MM., Yang saya bacakan adalah surat dari Fajar Jaya Surya siswa terakhir di SMK Negeri Jawa Tengah, apabila Bapak Ibu sudah banyak mengetahui postingan di media sosial bahwa Fajar memberikan surat kepada saya amanah dari ibunya, karena ingin sekali mengucapkan terima kasih kepada saya. Ibu Fajar ini sudah single parent dan memiliki Putra 7 pekerjaan sebagai penjahit, belanja setiap minggunya hanya dua puluh tiga ribu bahkan tidaklah mungkin Fajar dapat menyelesaikan sekolahnya dalam terakhir.

Isi suratnya Fajar berharap kepada saya supaya memperbanyak membuka SMK seperti SMK Negeri Jawa Tengah, hari ini saya menjawab SIAP” saya akan mewujudkan keinginan Fajar.

Apabila belum dapat membikin 35 sekolahan di kota Kabupaten Jateng maka setidaknya 10 s.d 15 sekolahan yang akan di buka dan akan seterusnya ditambah, upaya ikhtiar untuk menambah dan didikan yang layak seperti anak-anak dari keluarga yang mampu. Harusnya kita mulai secepat mungkin mulai tahun 2020 saat ini pemerintah provinsi Jawa Tengah juga akan mencoba menggratiskan pembayaran pendidikan bagi siswa miskin SMA/SMK/SLB untuk dana di Jawa Tengah saya sediakan kurang lebih 1 triliun untuk memastikan seluruh siswa miskin di sekolah-sekolah tidak ditarik biaya pendidikan.

Sudah hampir 1 tahun saya dan Gus Yasin menjalankan amanah dari saudara-saudara, kita sudah membulatkan tekad untuk  mewujudkan semboyan berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang kebudayaan. Untuk mewujudkan semua itu kelihatannya mudah, akan tetapi saya sangat bersyukur saya tidak sendiri dalam mewujudkan semboyan tersebut. Karena masih ada bapak ibu semua yang membantu mewujudkan impian Jawa Tengah.

Semua menjadikan Jawa Tengah saya sejahtera, gotong-royong merupakan inti Pancasila untuk bersama-sama menyelesaikan masalah proses gotong royong kita sudah sejak 35 tahun khususnya di wilayah Jateng. Hasil dari gotong royong tersebut belum menghasilkan capean yang banyak tercatat, angka kemiskinan dari bulan Maret 2014 hingga Maret 2019 Sudah turun sebesar 1.093.220 menurut data BPS kita juga sudah mewujudkan bandara Ahmad Yani Semarang untuk meningkatkan pendapatan daerah. Agar dapat meningkatkan insentif para guru ngaji dan membangun rumah yang sudah tidak layak huni, semua itu sebagai bentuk memberikan kebahagiaan kepada para guru honorer SMA/SMK/SLB.

Kita juga mendapatkan penghargaan dari KPK sebagai Provinsi paling bagus berkaitan dengan investasi dan sebagainya, namun tentu saja masih banyak PR yang harus kita selesaikan. Saya tahu Bapak Ibu masih banyak anak-anak yang banyak yang seharusnya sekolah malah mengadu nasib di luar sana dan masih banyak pejabat yang ditahan, karena korupsi kepada bapak ibu masih banyak yang memberikan saran kepada saya untuk membangun gedung-gedung yang besar sebagai warisan. Akhirnya saya jawab akan membangun fasilitas fisik yang bersifat positif, karena membangun gedung itu gampang yang tersulit adalah membangun manusia yang memiliki SDM tinggi serta membangun mental maka dari pada itu tahapan yang pertama menjadi Gubernur Jawa Tengah.

Semangat saya untuk mereformasi birokrasi tidak diperbolehkan lagi pejabat di provinsi yang menerima upeti, walaupun hanya berwujud parcel apalagi berupa potongan proyek anti korupsi. Bukan hanya dengan tindakan, akan tetapi harus dibudidayakan dari pejabat tersebut untuk berkata tidak kepada korupsi, dengan begitu diharapkan jika nanti saya tidak menjadi Gubernur lagi budaya korupsi tidak terjadi lagi. Semangat itulah yang mewujudkan saya membikin Pergub pendidikan anti korupsi, kita setuju memasukkan materi anti korupsi di dalam kurikulum Diklat ASN dan sekolah-sekolah.

(Lam-Pendim 0727/Kra)

Lomba Komsos Kreatif Resmi Di Tutup Langsung Oleh Dandim

Kodim Karanganyar -  Lomba tari kreasi perjuangan tingkat SLTA dan musik jalanan tingkat umum se-Kabupaten Karanganyar, dalam rangka Komsos Kreatif  tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Staf Teritorial Kodim 0727/Karanganyar siang tadi secara resmi ditutup langsung oleh Dandim Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos. Kamis (14/8)

Dalam kesempatan tersebut Letkol Andi menyampaikan, “Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh peserta lomba, dan tidak lupa pula kepada Pasiter (Perwira Seksi Teritorial) beserta Stafnya sebagai panitia pelaksanaan lomba. Saya selaku Dandim mencoba meramu dan merubah, karena Saya melihat semakin kesini penghargaan terhadap suatu hasil karya. Apakah itu dalam bentuk tari ataukah dalam bentuk musik, terjadi degradasi. Bapak-bapak dewan juri yang ada di depan Saya ini pasti lebih paham.

Ditambahkan Dandim, bahwa di dalam perubahan zaman, begitu mudah pengaruh-pengaruh budaya luar masuk. Kalau kalian pernah dengar bahwa Negara Malaysia mengklaim tari tortor, hal itu sempat viral di medsos, namun sudah diluruskan. Dan ada lagi yang bilang, bahwa tari Reog juga dari Malaysia. Padahal orang-orang Indonesia yang menjadi warga negara Malaysia, yang dari keturunan Jawa Timur membuat paguyuban itu, tapi diakui. Ini semua menjadi tantangan buat adik-adik sekalian.

"Untuk adik-adikku yang telah berhasil memenangkan lomba, Kami ucapkan selamat. Dan bagi yang belum berhasil jangan pernah patah semangat, karena kegagalan adalah suatu keberhasilan yang tertunda", pungkasnya.

(Tr-Pendim 0727/Kra)

Dandim Dukung Penuh Pembangunan di Bumi Intanpari

Kodim Karanganyar - Di dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar masa sidang III tahun 2019 yang dilaksanakan di gedung Paripurna. Turut hadir Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos., Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Efendi dan Bupati Kabupaten Karanganyar Drs. H. Juliyatmono. Hal itu menandakan, bahwa semua pucuk pimpinan di Karanganyar ini benar-benar serius dalam memikirkan pembangunan di bumi Intanpari ini.

Penyampaian keputusan pimpinan DPRD Kabupaten Karanganyar tentang penyempurnaan hasil evaluasi gurbernur terhadap rancangan Perda tentang APBD Kabupaten Karanganyar tahun anggaran 2019.

Dalam kesempatan tersebut Juliyatmono menyampaikan, Kami ucapkan terimakasih atas kerjasama yang sangat baik selama ini. Semoga kedepan berjalan lebih baik. Melalui kesempatan yang berbahagia ini pula, atas nama Pemerintah dan seluruh jajaran Forkopimda dan masyarakat Karanganyar menyampaikan, "Selamat hari ulang tahun Provinsi Jawa Tengah yang ke 69 tahun 2019, Semoga Jawa Tengah selalu aman dan guyub rukun", ucapnya.

Ditambahkan Bupati, dengan ditetapkan Perda ini segera kami tindak lanjuti. Dan terimakasih atas saran-saran, usul dan masukkan. Semuanya itu tentu untuk kebaikan kita semua, demi kemajuan pembangunan di Bumi Intanpari yang kita cintai ini.

(Tr-Pendim 0727/Kra)

Bangga Waka Kesiswaan SMK Wikarya Ucapkan Terimakasih Pak Dandim

Kodim Karanganyar - Sang juara lomba tari kreasi perjuangan tingkat SLTA Se-Kabupaten Karanganyar dalam rangka Komunikasi Sosial (Komsos) kreatif tahun 2019, mendapatkan penghargaan langsung dari Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos., di Aula Makodim, Rabu siang (14/8).

Lomba tari kreasi diikuti oleh 14 peserta, diantaranya adalah SMA Negeri Gondangrejo, SMK Negeri 1 Karanganyar, SMA Negeri 2 Karanganyar, MAN 1 Karanganyar, SMK Binus Tasikmadu, SMK Pendapatan 2 Karanganyar, SMK Negeri Ngargoyoso, SMK Bakti Karya Karanganyar, SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar, SMA Negeri 1 Karanganyar, SMK Kanisius Bharata, SMA Negeri Kebakramat, SMK Wikarya dan SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar.

Dari 14 peserta, yang telah berhasil meraih juara yaitu SMA Negeri Gondangrejo juara I, SMA Negeri 1 Karanganyar juara II dan SMK Wikarya Karanganyar mendapatkan juara III.

Tri Wanto S.Pd sebagai Waka Kesiswaan yang membidangi semua ekstra mengungkapkan,”Acara sangat meriah, lebih baik dari tahun sebelumnya, apalagi sekarang ada hadiah trophy dan uang pembinaan. Dan acara ini juga sangat memberi warna, terutama kepada anak-anak muda yang suka berkreasi, dikemas dengan sangat baik. Meskipun acara diadakan di area terbuka, tapi suasananya nyaman.

Tak lupa ucapan terimakasih kami ucapkan kepada bapak Dandim yang telah memberikan kami wadah untuk berkarya dan berkreasi, semoga kedepan lebih maju lagi dan sukses.

“BRAVO KODIM 0727 KARANGANYAR !!! Bersama Rakyat TNI Kuat”,pungkasnya.

(Pendim 0727/Kra)

Rabu, 14 Agustus 2019

Upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Karanganyar Dalam Penguatan Ideologi Pancasila

Kodim Karanganyar - Pada hari Rabu, (14/08/2019) bertempat di aula SMA Negeri 1 Kebakkramat Dandim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos. memberikan materi Penguatan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dihadapan 250 siswa siswi SMAN Kebakkramat.

Dandim mengatakan kepada siswa siswi yang ada,"bahwa saya berpesan kepada adek adek semua yang ada disini untuk selalu menjaga hati dan pikiran serta tau mana yang baik dan mana yang buruk. Karena sesuai perkembangan zaman dan tuntutan kebutuhan rohani kita disuguhkan dengan banyaknya kemajuan teknologi yang menyuguhkan berbagai inovasi baru, yang semuanya belum tentu positif.
Di tengah perkembangan kemajuan zaman kita tetap harus berpegang teguh kepada Ideologi Pancasila, karena apabila kita mampu menerapkan kelima sila tersebut di kehidupan adek adek sekalian, saya yakin sebagai generasi muda akan mampu menjalani hidup yang baik, taqwa kepada Allah SWT dan belajar yang rajin demi mencapai cita-cita.

Pesan saya terakhir "Jadilah anak anak yang berguna bagi kejayaan bangsa, negara dan agama".

Dalam sambutannya Kepala sekolah SMAN Kebakkramat Drs Bambang Mawardi, MM mengucapkan terimakasih dan selamat datang kepada bapak tim sosialisasi tentang ideologi kebangsaan, mudah-mudahan semuanya nanti memberikan satu manfaat bagi generasi kita dan bagi kita semuanya.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang dalam hal ini ada 77 tim, yang menyelenggarakan acara sosialisasi dan penguatan Ideologi Pancasila serta wawasan kebangsaan terutama terhadap anak-anak didik yang ada di SMA negeri Kebakkramat.

Kepada anak-anak mari kita lakukan kegiatan ini dengan baik, karena pada saat sekarang dengan adanya informasi media yang sekarang banyak mengeras, menggerus dari pemahaman kita terhadap Pancasila maupun keyakinan dan kekuatan kita terhadap wawasan kebangsaan kita. Sehingga hal ini perlu sekali kami dari pemerintah kabupaten Karanganyar menyelenggarakan kegiatan tersebut ke seluruh sekolah di kabupaten Karanganyar. Kegiatan ini diharapkan akan menambah dan dapat membentengi globalisasi informasi dari pengaruh yang kurang baik, selanjutnya para peserta dapat mengikuti dengan baik.

(Pendim 0727/Kra)

Dihadapan Ratusan Pelajar Dandim Berikan Penguatan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

Kodim Karanganyar - Pada hari Rabu, (14/08/2019) bertempat di aula SMA Negeri 1 Kebakkramat Dandim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos. memberikan materi Penguatan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dihadapan 250 siswa siswi SMAN Kebakkramat.

Dandim mengatakan kepada siswa siswi yang ada,"bahwa saya berpesan kepada adek adek semua yang ada disini untuk selalu menjaga hati dan pikiran serta tau mana yang baik dan mana yang buruk. Karena sesuai perkembangan zaman dan tuntutan kebutuhan rohani kita disuguhkan dengan banyaknya kemajuan teknologi yang menyuguhkan berbagai inovasi baru, yang semuanya belum tentu positif.
Di tengah perkembangan kemajuan zaman kita tetap harus berpegang teguh kepada Ideologi Pancasila, karena apabila kita mampu menerapkan kelima sila tersebut di kehidupan adek adek sekalian, saya yakin sebagai generasi muda akan mampu menjalani hidup yang baik, taqwa kepada Allah SWT dan belajar yang rajin demi mencapai cita-cita.

Pesan saya terakhir "Jadilah anak anak yang berguna bagi kejayaan bangsa, negara dan agama".

(Pendim 0727/Kra)

Penguatan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Oleh Dandim Karanganyar

Kodim Karanganyar - Pada hari Rabu, (14/08/2019) bertempat di aula SMA Negeri 1 Kebakkramat Dandim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos. memberikan materi Penguatan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dihadapan 250 siswa siswi SMAN Kebakkramat.

Dandim mengatakan kepada siswa siswi yang ada,"bahwa saya berpesan kepada adek adek semua yang ada disini untuk selalu menjaga hati dan pikiran serta tau mana yang baik dan mana yang buruk. Karena sesuai perkembangan zaman dan tuntutan kebutuhan rohani kita disuguhkan dengan banyaknya kemajuan teknologi yang menyuguhkan berbagai inovasi baru, yang semuanya belum tentu positif.

Di tengah perkembangan kemajuan zaman kita tetap harus berpegang teguh kepada Ideologi Pancasila, karena apabila kita mampu menerapkan kelima sila tersebut di kehidupan adek adek sekalian, saya yakin sebagai generasi muda akan mampu menjalani hidup yang baik, taqwa kepada Allah SWT dan belajar yang rajin demi mencapai cita-cita.

Pesan saya terakhir "Jadilah anak anak yang berguna bagi kejayaan bangsa, negara dan agama".

(Pendim 0727/Kra)

Sambut HUT RI ke 74 Persit Kodim Karanganyar Anjangsana ke Janda Pejuang

Kodim Karanganyar – Untuk mengisi HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLVIII Kodim 0727/Karanganyar melakukan Anjangsana ke rumah Mbah Sarti (83) janda pejuang di Kadipiro Banjarsari Surakarta, Jum’at (09 Agustus 2019).

Wakil Ketua Persit Ny. Suwarko mengatakan dalam anjangsana tersebut, selain bersilaturrahim jelang HUT RI ke-74, sekaligus untuk menyerahkan bantuan untuk Mbah Sarti. Jangan dilihat dari besarannya, tapi ini adalah salah satu bentuk kepedulian Persit. Semoga bermanfaat," ucapnya.

Diusianya yang sudah renta dan sebagai seorang hamba,”kata dia (Mbah Sarti), kini tugasnya hanya terus beribadah kepada Allah SWT. Ia berpesan kepada segenap rombongan yang datang agar mengisi kemerdekaan ini dengan sebaik-baiknya, namun juga mengingatkan agar terus menjalankan perintah Allah SWT.

(Pendim 0727/Kra)

Berbagi Dandim Karanganyar Serahkan Hewan Korban

Kodim Karanganyar - Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah Dandim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama S.Sos serahkan hewan sapi kurban di wilayah binaan Koramil 10/Jenawi, Kodim Karanganyar untuk dipotong dan dibagikan ke masyarakat setempat. Minggu (11/8)

Dandim mengatakan, “Makna Idul Adha yang bermula dari kisah Nabi Ibrahim, dimana Ibadah Idul Adha memiliki makna yang sangat penting dari sisi aqidah. Dengan ibadah berqurban meluruskan dan membantah pengakuan orang-orang Yahudi bahwa Ibrahim adalah muslim yang hanif, bukan Yahudi bukan pula Nasrani.

 
"Idul Adha memiliki makna Edukatif, yakni bagaimana Nabi Ibrahim membangun keluarga dan mendidik putranya. Karena dengan Idul Adha merupakan momentum ibadah dalam berkurban, saling menghormati dan mengedepankan kemaslahatan umat manusia bagi kehidupan dunia dan akhirat. Karena dalam berqurban dapat melawan penyakit adalah egoisme, dimana egoisme merupakan musuh utama dalam kehidupan, baik kehidupan sosial bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Ditambahkan Letkol Andi, saat ini masih banyak pihak yang mengedepankan kepentingan pribadi dan kelompoknya, dengan mengesampingkan kepentingan bangsa sebagai kepentingan bersama,”pungkasnya.

(Pendim 0727/Kra)

Prajurit Harus Mahir Dalam Menembak

Kodim Karanganyar – Sebagai seorang Prajurit harus mahir dalam menembak, dengan itu menembak harus selalu dilatih dan diasah. Kodim 0727/Karanganyar melaksanakan latihan menembak. Latihan tersebut dilaksanakan di lapangan tembak Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro, Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (13/08/2019) .

Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan menembak bagi seorang prajurit. Kemampuan yang diinginkan yaitu mencapai standar kualitas minimal yang ditentukan, wajib hukumnya bagi Prajurit harus mahir dalam menembak.

Kapten Inf Suparjo Danramil 11/Kerjo sebagai koordinator latihan memberikan penekanan sebelum pelaksanaan menembak dimulai, kepada seluruh peserta latihan agar sebelum, selama dan sesudah latihan selalu melaksanakan pengecekan personel materiil dan tindakan keamanan. Karena itu merupakan faktor yang sangat penting dalam pelaksanaan latihan, laksanakan latihan dengan sungguh-sungguh untuk  dapat mencapai hasil yang  optimal,”terangnya.

(Lam-Pendim 0727/Kra)

Pentingnya Wasbang Bagi Mahasiswa Baru

Kodim Karanganyar - Untuk mendidik generasi muda agar lebih maju, percaya diri dan bermartabat, Perwira Seksi Intelejen Kapten Inf Tohar mewakili Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos., memberikan wawasan kebangsaan kepada Mahasiswa baru STIKes Mitra Husada Karanganyar Tahun ajaran 2019/2020, di Balai desa Papahan, Selasa (13/8/2019).

Dengan diadakannya wasbang dari Kodim Karanganyar ini, diharapkan Mahasiswa baru akan lebih mencintai tanah air Bangsa Indonesia. Sehingga Bangsa kita akan semakin kokoh dan kuat.

Akhir-akhir ini banyak sekali kejadian yang berhubungan dengan teroris. Perlu kita ketahui bersama, bahwa teroris bukanlah agama Islam dan Islam bukanlah teroris. Teroris adalah orang yang tidak beragama, yang sengaja ingin mengacaukan situasi Negara, yang direkrut oleh kelompok teroris  kebanyakan dari orang-orang pengangguran, yang miskin dan yang terkena masalah ekonomi.

Caranya merekrut dengan mengiming-imingi gaji yang besar, akan diberikan pekerjaan, dijanjikan kehidupan lebih layak dan berkecukupan, seperti rumah mewah, jabatan dan lain-lain. Biasanya kelompok teroris merekut dengan cara masuk ke pabrik-pabrik, tempat berkumpulnya anak muda dan media sosial, seperti FB, Twitter, IG dan sejenisnya.

Perlu kita ketahui bersama, bahwa  pelatihan anak-anak dan pemuda di Suriah disiapkan untuk masuk ke Indonesia. Dengan tujuan untuk merusak persatuan dan kesatuan bangsa kita, kemudian dikuasainya. Karena Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan kaya. Yang mempunyai berbagai macam suku budaya negara dan banyak pulau. Bagaimana cara menghadapi ancaman itu, tidak ada kata lain adalah kita harus bersatu. Dengan bersatu maka Indonesia akan semakin kuat.

"Pancasila merupakan sebagai ideologi negara, selain itu juga Pancasila sebagai dasar negara. Dan juga Pancasila sebagai alat pemersatu bangsa, sebagai falsafah dan pandangan hidup bangsa. Pancasila tidak dimiliki oleh negara manapun. Pancasila hanya dimiliki oleh Indonesia, maka dari itu kita patut bersyukur dan berbangga", pungkas Tohar.

(Tr-Pendim 0727/Kra)