Tuntutan Warga Peternak Babi Siap Tutup Kandang Ternaknya

Posted by kodimkaranganyar on Oktober 10, 2019 with No comments
Kodim Karanganyar - Danramil 05/Mojogedang Kapten Cpl Bambang SP bersama Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) Mojogedang melaksanakan Mediasi antara warga dan Peternak Babi di dusun Pendem RT 04/07 desa Pendem kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Rabu (09/10/2019).

Mediasi ini dilakukan terkait keberatan warga di Dusun Pendem tentang pembuangan limbah kotoran ternak (Babi) kesaluran Irigasi umum, sehingga dapat mencemari lingkungan sekitar dan menimbulkan bau yang tidak sehat dan tidak baik buat kesehatan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Balai Desa Pendem dan dihadiri Camat Mojogedang Drs. Sutrisno, MM yang diwakili Kasi Trantib Drs. Totok, Danramil 05/Mojogedang Kapten Cpl Bambang SP, Kapolsek Mojogedang AKP Mardiyanto, SAP.MH, Kadinas Peternakan kabupaten Karanganyar, Dinas Kesehatan (Puskesmas Mojogedang) Ibu Hastuti, Kepala desa Pendem Heru Murwanto, Amk, Babinsa Pendem Serda Sugiyanto, Bhabinkamtibmas Bripka Harry serta warga sekitar.

Untuk menyelesaikan tuntutan warga Desa Pendem dengan hasil mediasi disepakati oleh pemilik kadang akan menutup kandang Babi itu dalam waktu 2 bulan (Akhir Tahun). Jika tidak ditutup, dengan kesepakatan dan konsekuensiya akan ada proses Hukum.

“Waktu 2 bulan ini sebagai jalan tengah, sebab warga menginginkan ditutup hari ini. Sedangkan pemilik kadang minta waktu 4 bulan. Sehingga diambil tengah-tengahnya 2 bulan,” kata Kasi Trantib. 

Danramil mengatakan, pihaknya bersama Muspika tanggap dengan laporan masyarakat, hal itu terwujud dengan segera melakukan mediasi antara masyarakat dengan para peternak.

Sengaja kita lakukan mediasi ini untuk menghindari kegaduhan di tengah tengah masyarakat. Kami senang dalam mediasi ini ditemukan kesepakatan antara warga dengan peternak,”terangnya.

Darno Tarto beserta keluarga peternak Babi, pihaknya berjanji akan mematuhi dan segera melaksanakan kesepakatan yang dicapai bersama itu.

(05-Pendim 0727/Kra)