Rabu, 27 Maret 2019

Penanganan Faham Radikalisme Untuk Menciptakan Wilayah Yang Aman, Damai dan Sejahtera


Karanganyar - Penanganan faham radikalisme dalam rangka menciptakan kondisi wilayah yang aman dan damai Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos., sebagai Narasumber Rapat Koordinasi Penanganan Konflik Sosial Bidang Ipoleksosbud di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Karanganyar, Selasa (26/03/19) mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan negara multikultural yang kaya raya yang terdiri dari banyak pulau, suku, agama, ras dan golongan. Tiap golongan masyarakat memiliki latar belakang, sudut pandang dan pemikiran yang berbeda beda. Hal ini merupakan suatu kekuatan besar bila perbedaan tersebut bisa disatukan, tapi bila tidak bisa di satukan akan bisa menjadi pertikaian, salah satunya adalah munculnya faham Radikalisme.
 
"Radikalisme adalah merupakan faham sekelompok masyarakat yang mengiginkan sebuah pembaharuan untuk hidup lebih baik, namun dengan cara tidak benar, karena meghalalkan segala cara. Makin banyak persoalan agama politik dan yang lainnya, maka semakin terbuka lebar peluang perkembangan faham radikal. Karena sebagian besar bentuk Radikalisme adalah perbuatan negatif untuk umum, dimana demokrasi yang seharusnya menjadi tatanan masyatakt semakin cair, egaliter dan inklusif tetapi yang terjadi adalah sebaliknya.
 
Bagaimana dengan penanganan tentang faham Radikalisme yaitu dengan cara mengamalkan nilai nilai Pancasila. Keberagaman Bangsa Indonesia harus di persatukan dengan 4 konsensus dasar bangsa yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI .
 
Nilai nilai kebenaran harus diamalkan dan dilestarikan oleh setiap warga negara Indonesia, untuk membangun peradaban Bangsa Indonesia dalam kontek  kehidupan bernegara harus sesuai dengan nilai nilai Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dalam menjaga kedaulatan NKRI,"tegas Andi.
 
(Lam-Pendim 0727/Kra)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar