Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kita Bersama, Bhineka Tunggal Ika

Posted by kodimkaranganyar on Agustus 27, 2019 with No comments
Kodim Karanganyar - Bangsa Indonesia merupakan negara yang memiliki beragam budaya yang berbeda, mulai dari Agama, suku, bahasa, hingga adat istiadat yang beragam di setiap daerahnya. Untuk mempersatukan sebuah wilayah dengan budaya yang berbeda-beda ini Indonesia menggunakan sebuah semboyan, dimana semboyan tersebut ialah Bhinneka Tunggal Ika.

Kini semboyan ini digunakan untuk mempersatukan perbedaan agama, suku, bahasa, dan kebudayaan yang dimiliki oleh Negara Indonesia. Walaupun merupakan kata yang sederhana namun Bhinneka Tunggal Ika telah sangat erat dengan nusantara itu sendiri, sehingga dengan mudah mempersatukan bangsa yang memiliki wilayah luas tersebut.

Indonesia banyak sumber daya alam dan sumber daya manusia, sudah seharusnya kita saling membantu dalam hal pembangunan dan dapat menghargai perbedaan agar tidak terjadi konflik-konflik sosial. Karena Indonesia adalah bangsa dan negara yang besar, harus dibangun bersama-sama, karena Indonesia bukan hanya milikku atau milikmu tapi milik kita bersama.

Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos. saat Karnaval dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 74 di alun-alun Karanganyar menjelaskan, “Pancasila merupakan kesimpulan dari segala ideologi atau pemikiran founding father Indonesia, sehingga setiap nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan nilai-nilai yang saling berkaitan, sehingga tidak dapat dipisahkan. Karena dengan adanya sikap percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa, seseorang dapat menjadi manusia yang saling menghormati. Sehingga dapat tercapai suatu persatuan, dan didalam persatuan tersebut pasti ada musyawarah yang ditujukan  untuk kepentingan bersama, dengan itu maka akan terjadi keadilan.

Ditambahkan Andi, bahwa bangsa Indoensia telah menjadikan Pancasila sebagai dasar negara, dan pandangan hidup bangsa ini dalam mengatur segala sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu tidak ada yang menjadi kaum mayoritas dan minoritas secara kualitatif, semua punya peran walaupun berbeda akan tetapi satu tujuan mewujudkan Indonesia merdeka.

Kita sebagai generasi penerus sudah semestinya menjaga keutuhan NKRI tanpa pamrih, hilangkan perbedaan “mari jaga Indonesia kita dengan segala keberagamannya, Bersama Rakyat TNI Kuat”. Kalau bukan kita siapa lagi, baik buruknya kitalah yang tentukan,”pungkas Perwira Akmil lulusan tahun 2000 tersebut.

(SW-Pendim 0727/Kra)