Upacara Peringatan Hari Jadi Propinsi Jateng Ke 69 Tahun 2019

Posted by kodimkaranganyar on Agustus 17, 2019 with No comments
Kodim Karanganyar - Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos., menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi Propinsi Jateng Ke 69 Tahun 2019, di halaman Sekda kabupaten Karanganyar, Kamis (15/08/19).

Sambutan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dibacakan oleh Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono. MM., Yang saya bacakan adalah surat dari Fajar Jaya Surya siswa terakhir di SMK Negeri Jawa Tengah, apabila Bapak Ibu sudah banyak mengetahui postingan di media sosial bahwa Fajar memberikan surat kepada saya amanah dari ibunya, karena ingin sekali mengucapkan terima kasih kepada saya. Ibu Fajar ini sudah single parent dan memiliki Putra 7 pekerjaan sebagai penjahit, belanja setiap minggunya hanya dua puluh tiga ribu bahkan tidaklah mungkin Fajar dapat menyelesaikan sekolahnya dalam terakhir.

Isi suratnya Fajar berharap kepada saya supaya memperbanyak membuka SMK seperti SMK Negeri Jawa Tengah, hari ini saya menjawab SIAP” saya akan mewujudkan keinginan Fajar.

Apabila belum dapat membikin 35 sekolahan di kota Kabupaten Jateng maka setidaknya 10 s.d 15 sekolahan yang akan di buka dan akan seterusnya ditambah, upaya ikhtiar untuk menambah dan didikan yang layak seperti anak-anak dari keluarga yang mampu. Harusnya kita mulai secepat mungkin mulai tahun 2020 saat ini pemerintah provinsi Jawa Tengah juga akan mencoba menggratiskan pembayaran pendidikan bagi siswa miskin SMA/SMK/SLB untuk dana di Jawa Tengah saya sediakan kurang lebih 1 triliun untuk memastikan seluruh siswa miskin di sekolah-sekolah tidak ditarik biaya pendidikan.

Sudah hampir 1 tahun saya dan Gus Yasin menjalankan amanah dari saudara-saudara, kita sudah membulatkan tekad untuk  mewujudkan semboyan berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang kebudayaan. Untuk mewujudkan semua itu kelihatannya mudah, akan tetapi saya sangat bersyukur saya tidak sendiri dalam mewujudkan semboyan tersebut. Karena masih ada bapak ibu semua yang membantu mewujudkan impian Jawa Tengah.

Semua menjadikan Jawa Tengah saya sejahtera, gotong-royong merupakan inti Pancasila untuk bersama-sama menyelesaikan masalah proses gotong royong kita sudah sejak 35 tahun khususnya di wilayah Jateng. Hasil dari gotong royong tersebut belum menghasilkan capean yang banyak tercatat, angka kemiskinan dari bulan Maret 2014 hingga Maret 2019 Sudah turun sebesar 1.093.220 menurut data BPS kita juga sudah mewujudkan bandara Ahmad Yani Semarang untuk meningkatkan pendapatan daerah. Agar dapat meningkatkan insentif para guru ngaji dan membangun rumah yang sudah tidak layak huni, semua itu sebagai bentuk memberikan kebahagiaan kepada para guru honorer SMA/SMK/SLB.

Kita juga mendapatkan penghargaan dari KPK sebagai Provinsi paling bagus berkaitan dengan investasi dan sebagainya, namun tentu saja masih banyak PR yang harus kita selesaikan. Saya tahu Bapak Ibu masih banyak anak-anak yang banyak yang seharusnya sekolah malah mengadu nasib di luar sana dan masih banyak pejabat yang ditahan, karena korupsi kepada bapak ibu masih banyak yang memberikan saran kepada saya untuk membangun gedung-gedung yang besar sebagai warisan. Akhirnya saya jawab akan membangun fasilitas fisik yang bersifat positif, karena membangun gedung itu gampang yang tersulit adalah membangun manusia yang memiliki SDM tinggi serta membangun mental maka dari pada itu tahapan yang pertama menjadi Gubernur Jawa Tengah.

Semangat saya untuk mereformasi birokrasi tidak diperbolehkan lagi pejabat di provinsi yang menerima upeti, walaupun hanya berwujud parcel apalagi berupa potongan proyek anti korupsi. Bukan hanya dengan tindakan, akan tetapi harus dibudidayakan dari pejabat tersebut untuk berkata tidak kepada korupsi, dengan begitu diharapkan jika nanti saya tidak menjadi Gubernur lagi budaya korupsi tidak terjadi lagi. Semangat itulah yang mewujudkan saya membikin Pergub pendidikan anti korupsi, kita setuju memasukkan materi anti korupsi di dalam kurikulum Diklat ASN dan sekolah-sekolah.

(Lam-Pendim 0727/Kra)