Pentingnya Wasbang Bagi Mahasiswa Baru

Posted by kodimkaranganyar on Agustus 14, 2019 with No comments
Kodim Karanganyar - Untuk mendidik generasi muda agar lebih maju, percaya diri dan bermartabat, Perwira Seksi Intelejen Kapten Inf Tohar mewakili Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos., memberikan wawasan kebangsaan kepada Mahasiswa baru STIKes Mitra Husada Karanganyar Tahun ajaran 2019/2020, di Balai desa Papahan, Selasa (13/8/2019).

Dengan diadakannya wasbang dari Kodim Karanganyar ini, diharapkan Mahasiswa baru akan lebih mencintai tanah air Bangsa Indonesia. Sehingga Bangsa kita akan semakin kokoh dan kuat.

Akhir-akhir ini banyak sekali kejadian yang berhubungan dengan teroris. Perlu kita ketahui bersama, bahwa teroris bukanlah agama Islam dan Islam bukanlah teroris. Teroris adalah orang yang tidak beragama, yang sengaja ingin mengacaukan situasi Negara, yang direkrut oleh kelompok teroris  kebanyakan dari orang-orang pengangguran, yang miskin dan yang terkena masalah ekonomi.

Caranya merekrut dengan mengiming-imingi gaji yang besar, akan diberikan pekerjaan, dijanjikan kehidupan lebih layak dan berkecukupan, seperti rumah mewah, jabatan dan lain-lain. Biasanya kelompok teroris merekut dengan cara masuk ke pabrik-pabrik, tempat berkumpulnya anak muda dan media sosial, seperti FB, Twitter, IG dan sejenisnya.

Perlu kita ketahui bersama, bahwa  pelatihan anak-anak dan pemuda di Suriah disiapkan untuk masuk ke Indonesia. Dengan tujuan untuk merusak persatuan dan kesatuan bangsa kita, kemudian dikuasainya. Karena Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan kaya. Yang mempunyai berbagai macam suku budaya negara dan banyak pulau. Bagaimana cara menghadapi ancaman itu, tidak ada kata lain adalah kita harus bersatu. Dengan bersatu maka Indonesia akan semakin kuat.

"Pancasila merupakan sebagai ideologi negara, selain itu juga Pancasila sebagai dasar negara. Dan juga Pancasila sebagai alat pemersatu bangsa, sebagai falsafah dan pandangan hidup bangsa. Pancasila tidak dimiliki oleh negara manapun. Pancasila hanya dimiliki oleh Indonesia, maka dari itu kita patut bersyukur dan berbangga", pungkas Tohar.

(Tr-Pendim 0727/Kra)