Gropyokan Babinsa Koramil 05 Mojogedang Bersama Petani Kendalikan Hama Tikus

Posted by kodimkaranganyar on Agustus 02, 2019 with No comments
Kodim Karanganyar - Dinas Pertanian Kabupaten Karanganyar bekerja sama dengan Bintara Pembina Desa (Babinsa) membasmi hama tikus sawah dengan cara "gropyokan" (beramai-ramai/berburu).

Riyanto Suyudi, Ir.MM dari Dinas Pertanian Kab. Karanganyar mengatakan, kegiatan gropyokan pengendalian hama tikus sawah tersebut dalam rangka mewujudkan program nasional, yakni pencapaian swasembada pangan 2019.

Kegiatan tersebut juga melibatkan Babinsa Koramil 05/Mojogedang Sertu Mujiyanto dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Pengendali Orgasme Pengganggu Tanaman (POPT), Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), UPT Kec. Mojogedang beserta warga desa Gentungan kurang lebih 80 orang.

"Secara bersamaan kita turun ke sawah membuka galangan sawah dan mencari lubang-lubang yang menjadi sarang tikus. Setelah menemukan lubang tikus kita lakukan pengasapan dengan belerang, agar tikus keluar dari sarangnya dan dipukul hingga mati,”ujar Riyanto.

Menurutnya selain dengan gropyokan, cara efektif lain menyelamatkan tanaman padi yang akan panen dari hama tikus sawah yaitu dengan cara membuat kandang plastik di areal persawahan, memasang perangkap tikus, serta para petani menerapkan tanam serempak,”pungkas Riyanto.

Sertu Mujiyanto bersama petani langsung terjun ke sawah untuk mengendalikan populasi hama tikus agar tidak berkembang biak.

Sebab, tikus mampu merusak padi yang sedang tumbuh di areal persawahan. ”Pada masa tanam seperti ini, para petani harus mewaspadai serangan hama tikus. Babinsa memang harus tanggap terhadap situasi yang ada agar petani tidak gagal panen, dimana wilayah binaannya merupakan endemik hama tikus,” ungkap Babinsa.

Dengan kerja sama dan komunikasi yang intens, semoga dapat menjadikan suntikan semangat bagi para petani demi meningkatkan kuantitas dan mutu hasil panen padi di wilayah Kec. Mojogedang khusunya di desa Gentungan,” terangnya.

Sementara itu, PPL Kec. Mojogedang Ibu Ani yang turut terjun mengikuti kegiatan gropyokan tersebut mengungkapkan, kegiatan seperti ini berguna untuk mengantisipasi kerusakan tanam padi yang ditimbulkan tikus sawah.

“Dengan adanya pendampingan dari TNI dan petugas PPL secara berkelanjutan kami optimis akan mendapatkan hasil panen yang baik dari yang sudah baik tahun ini. Sebagai buktinya dalam gropyok sawah bersama ini kami berhasil menangkap ratusan tikus dengan peralatan seadanya,” pungkasnya.

(05-Pendim 0727/Kra)